Headlines News :
Home » » Buku "Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-isu Strategis": Oase di Tengah Gersangnya Literasi Kebencanaan Indonesia

Buku "Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-isu Strategis": Oase di Tengah Gersangnya Literasi Kebencanaan Indonesia

Written By harapanmuliainsani on Rabu, 02 Januari 2019 | Januari 02, 2019





Judul Buku.    : "Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis"
Penulis.          :  Wignyo Adiyoso, Ph.D.
Penerbit.        : Bumi Aksara
Jumlah hal.    : 394 + xxvi
ISBN.            : 9786024445072
Tahun terbit.  : 2018

Buku Manajemen Bencana ini seakan lahir di saat yang tepat. Sepanjang 2018 Ibu Pertiwi didera berbagai bencana alam. Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tahun 2018 adalah tahun yang penuh bencana. Pada tahun tersebut jumlah kematian akibat bencana alam menjadi yang tertinggi sejak 2007 (The Jakarta Post, 2018). Hingga kini tercatat 4.231 korban meninggal dunia dan tiga juta penduduk terpaksa mengungsi menyusul 2.426 bencana alam yang terjadi di sepanjang tahun. 

Rangkaian bencana di Indonesia diawali dengan gempa bumi di Lebak, Banten, pada 23 Januari, yang turut menggoyang Jakarta, dan memuncak pada gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok dan gempa 7,4 SR di Sulawesi Tengah.

Jumlah bencana alam yang terjadi sepanjang 2018 menurut data BNPB sebanyak 2.862 peristiwa alam. Jumlah yang sebenarnya tidak lebih banyak dari dua tahun sebelumnya. 

Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia sebenarnya bukan merupakan hal baru dan bukan sesuatu yang mengejutkan. Bahkan sepanjang tahun 2019 menurut prediksi BNPB akan terjadi 500 peristiwa gempa setiap bulannya. Ini berkaitan dengan posisi geologis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik dan pertemuan beberapa lempeng tektonik. 

Pelbagai data bencana alam dan jumlah korban yang cukup tinggi menunjukkan negara kita masih belum siap dan sigap dalam mcaengelola bencana. Walaupun penanganan pasca bencana bisa dikatakan sudah cukup membaik, namun upaya preventif dan kesiapan dalam menghadapi bencana belum maksimal. Hal tersebut cukup absurd mengingat kondisi geografis Indonesia yang berpotensi besar terjadi gejolak alam. 

Buku "Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis" karya salah satu KAHMI FIA UB yang merupakan pengurus Yayasan Harapan Mulia Insani (YHMI) yaitu Wignyo Adiyoso berusaha mengisi kekosongan perspektif tersebut. Dalam buku tersebut Wignyo membahas terkait:
- Konsep dan pengertian bencana
- Jenis dan karakteristik ancaman
- Risk analysis dan risk assesment
- Risk perception dan risk communication
- Perkembangan Aksi Pengurangan Risiko Bencana (PRB)
- Siklus manajemen bencana (mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan recovery)
- Pendidikan, riset, teknologi dan database kebencanaan
- Ajaran agama dan pendidikan kebencanaan
- Gaming simulation, sultural heritage, resilient city dan PRB
- Business continuity plan (BCP) dan asuransi bencana 
- Kebijakan nasional manajemen bencana. 

Dengan background disertasinya yang juga membahas tentang bencana, tentu kualitas buku sangat menarik untuk menambah kasanah keilmuan terkait manajemen bencana. Lebih baik mengantisipasi daripada mengobati. 

Buku tersebut penting untuk menjadi pengantar awal agar masyarakat lebih literate terhadap isu bencana. Terlebih hasil dari penjualan (royalti) akan disumbangkan ke YHMI sepenuhnya. 

Buku "Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis" bisa didapatkan di toko buku terdekat atau langsung menghubungi Penerbit Bumi Aksara (085881690493). 
Semoga keberadaan buku tersebut dapat mengarus-utamakan pendiskusian tentang manajemen bencana. Bangsa yang besar adalah bangsa yang siap terhadap bencana yang mungkin terjadi. 

_a.a.n_
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Copyright © 2017. YAYASAN HARAPAN MULIA INSANI (YHMI) - All Rights Reserved